PAROKIKUMBA.ORG – Natas Mbaru Gendang Tenda menjadi titik kumpul dimulainya tablo (jalan salib hidup) yang dipentaskan oleh Putra-Putri Altar (PPA) Paroki Santu Mikael Kumba, Jumat, 4 April 2025. Sejak pagi, ribuan umat yang mengenakan baju berwarna merah dan kain tenunan tradisional dari berbagai daerah telah memadati natas. Di antara mereka ada juga puluhan biarawan-biarawati yang berkarya di wilayah Paroki Kumba. Umat dari paroki lainnya pun ikut ambil bagian dalam acara ini.
Tablo yang dimainkan oleh puluhan anggota PPA tersebut berlangung khidmat, banyak umat yang menetesskan air mata di sepanjang episode (perhentian 1 hingga 14) yang berakhir di pelataran timur Gereja Santu Mikael. Kegiatan ini dikawal oleh aparat keamanan dari Polres Manggarai, TNI dan Dinas Perhubungan Kabupaten Manggarai serta Orang Muda Katolik (OMK).
Aparat kepolisian dari Polres Manggarai dan TNI saat mengambil bagian dalam menjaga keamanan dan kelancaran jalannya tablo jalan salib yang dilaksanakan umat Paroki Santu Mikael Kumba dari Natas Mbaru Gendang Tenda menuju pelataran Gereja Santu Mikael Kumba, Jumat, 4 April 2025 pagi. Mereka dibantu oleh staf Dinas Perhubungan dan Orang Muda Katolik/OMK. (Foto : PAROKIKUMBA.ORG)
Sejumlah anggota PPA berbakat dipilih melalui seleksi khusus untuk memerankan tablo ini, termasuk tokoh utama, seperti pemeran Yesus oleh Sebastiano Florentino Ganggur, tokoh Maria oleh Helena Mulyani Regep, pemeran Simon dari Kirene oleh Anskarius Defranomeor dan pemeran Veronika yakni Chelseana Larasati Kardo. Seperti tablo-tablo tahun sebelumnya, Helena Mulyani, disapa Helen, pelajar di SMAN I Lange Rembong kembali dipercaya untuk memerankan Bunda Maria.
Tablo dibuka pukul 07.00 dengan doa dan berkat oleh Pastor Paroki Santu Mikael Kumba, RD Kornelis Hardin, yang kesehariannya disapa Romo Dino. Tampak hadir juga, Vikaris Parokial Kumba, RD Hironimus Apul, Tua Golo Tenda, Agustinus Palu Barut dan para pemangku adat, jajaran pengurus DPP dan DKP, Koordinator Wilayah dan pengurus 92 KBG, tokoh-tokoh umat dan tokoh masyarakat.
Pastor Paroki Santu Mikael Kumba, RD Kornelis Hardin disapa Romo Dino saat memimpin doa dan memberi berkat pada semua umat yang menghadiri tablo jalan salib di natas Mbaru Gendang Tenda pada Jumat, 4 April 2025 pagi. Tablo ini dipentaskan oleh Putra-Putri Altar (PPA) Paroki Kumba dan diikuti oleh ribuan umat, termasuk biarawan-biarawati. (Foto : PAROKIKUMBA.ORG)
Tahun ini, kepanitiaan Tablo dipercayakan kepada Gendang Tenda sebagai bentuk apresiasi atas kerja sama yang harmonis dengan Paroki Kumba yang selama ini terjalin baik. Kerja sama kolaborasi antara Paroki Kumba dan para pemangku adat di semua Gendang, seperti kali ini dengan Gendang Tenda, dan Pemda diharapkan menjadi batu tungku yang menopang peziarahan bersama sebagai satu komunitas umat Allah di Tahun Yubileum 2025 dan Tahun Pastoral Ekaristi Transformatif.
Putra-Putri Altar (PPA) Paroki Santu Mikael Kumba saat mementaskan tablo Perhentian Pertama, Yesus Dijatuhi Hukuman Mati, di natas Mbaru Gendang Tenda, Jumat, 4 April 2025 pagi. Dengan latar belakang Rumah Gendang yang indah dan panorama alam pagi yang sejuk, acara ini berlangsung khidmat dan dikuti oleh ribuan umat. (Foto : PAROKIKUMBA.ORG)
Dari natas Mbaru Gendang Tenda, tablo dipentaskan sepanjang jalan raya di Tenda dan Kumba, yakni dari Jalan Nasution, Jalan Robusta, Jalan Ahmad yani (timur) dan Jalan Ranaka hingga masuk ke pelataran Gereja Kumba. Ribuan umat mengikuti jalannya tablo dengan khusyuk, di bawah cahaya matahari pagi yang terik. Di sejumlah perhentian yang mengenang Yesus Berjumpa dengan IbuNya, Veronika mengusapi wajah Yesus, Yesus Dibantu Simon dari Kirene dan Yesus Menasihati Wanita-wanita Menangis, adegan (dramatisasi) yang ditampilkan PPA memukau umat dan tak sedikit yang mengucurkan air mata.
Dramatisasi Perhentian ke 12, Yesus Wafat Disalib yang dipentaskan oleh Putra-Putri Altar (PPA) Paroki Kumba di pelataran parkir timur Gereja Santu Mikael Kumba, Jumat, 4 April 2025. Tablo Jalan Salib yang dihadiri ribuan orang ini berlangsung lancar dan penuh haru. Banyak umat yang meneteskan air mata mengenang kembali kisah sengsara dan wafat Tuhan Yesus. (Foto : PAROKIKUMBA.ORG)
“Mereka lakonkan dengan bagus sekali, Kami yang ikut tablo ini seperti masuk dalam suasana dulu Yesus di jalan salibNya. Ini pementasan tablo yang bagus yang pernah saya ikuti. Anak-anak PPA luar biasa. Walaupun rutenya cukup panjang tapi seakan tidak rasa karena semua hanyut dalam suasana yang sedih dan terharu,” kata Yasinta, umat dari KBG Santa Teresa Calcuta seusai tablo dipentaskan.
Tak hanya itu, adegan penyaliban Yesus yang dipentaskan di pelataran timur Gereja Kumba juga penuh warna keharuan dan “menghanyutkan” ribuan umat dalam kesedihan. Di antara umat yang sedang berlutut merenungkan perhentian Yesus Disalibkan, tampak juga RD Dino dan RD Rino yang membaur di tengah-tengah umat. Puluhan anak PPA yang memainkan tablo, mengenakan berbagai busana khas jaman romawi sehingga suasana terasa seakan kembali ke jaman Yesus hidup dan berkarya hingga wafatNya di salib.
Salah satu sudut yang menggambarkan ribuan umat yang memadati pelataran timur Gereja Santu Mikael Kumba saat tablo Jalan Salib yang dibawakan oleh Putra-Putri Altar (PPA) Paroki Kumba, Jumat, 4 April 2025 pagi. Mengenakan baju berwarna merah dan kain Songke mereka mengikuti tablo ini dengan khusyuk. (Foto : PAROKIKUMBA.ORG)
“Terima kasih untuk dukungan Pastor Paroki, Romo Dino, Pastor Vikaris Parokial, Romo Rino, DPP, DKP, Tua Golo Tenda dan semua pemangku adat, para korwil dan pengurus KBG, Kepolisian dan TNI, Dinas Perhubungan serta semua umat yang sudah sama-sama mendukung anak-anak PPA sehingga tablo ini berjalan baik dan lancar. Mari kita terus mendukung anak-anak kita untuk mengembangkan bakat, memupuk rasa persaudaraan dan juga pelayanan mereka sebagai Putra-Putri Altar,” kata Sr Theresia Tika, pendamping PPA Paroki Kumba.
Seusai pementasan tablo, dilanjutkan dengan Perayaan Ekaristi Jumat Pertama sebagai penghormatan khusus kepada Hati Kudus Yesus yang dipimpin RD Rino Apul di Gereja Santu Mikael Kumba. “Mari kita semua pulang ke rumah masing-masing dan merenungkan semua peristiwa sengsara dan wafat Tuhan Yesus yang tadi sudah kita saksikan dalam tablo,” pesannya di hadapan ribuan umat.
Para pemain tablo Jalan Salib dari PPA Paroki Santu Mikael Kumba berfoto bersama pemdamping, Sr Theresia Tika, SCSC yang akrab disapa Suster Tesi seusai mementaskan tablo yang berangkat dari dari natas Mbaru Gendang Tenda sampai di pelataran timur Gereja Santu Mikael Kumba pada Jumat, 4 April 2025 menjelang siang. (Foto : PAROKIKUMBA.ORG)
Sementara. Pastor Paroki Kumba, RD Dino berbincang dengan media ini, menyampaikan terima kasih dan apresiasi untuk Gendang Tenda dan panitia yang sudah mengambil bagian menyukseskan tablo jalan salib. Dia juga memuji penampilan dan penghayatan/penjiwaan PPA dalam tablo tersebut. “Terima kasih untuk PPA dan Suster pendamping yang sudah memberikan penampilan terbaik dan kami juga mengajak orang tua untuk mendukung anak-anak mereka bergabung di PPA,” ujarnya. (Jimmy Carvallo)
Comments are closed.